BKPRMI Selenggarakan Perkampungan Remaja Masjid

Masjid memiliki banyak fungsi selain sebagai tempat ibadah. Masjid harus difungsikan sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan. Oleh karenanya, pemuda remaja masjid dan santri diharapkan menjadi motor penggerak untuk menghidupkan masjid.
Untuk melahirkan kader yang mampu mengemban tugas itu, BKPRMI Aceh akan mengadakan Perkampungan kerja Pemuda Remaja Masjid dan Santri (PKPR) se-Aceh “Wujudkan Generasi muda Islam Yang Cinta masjid”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 6-10 Juni mendatang di Pesantren Darussalamah Gampong Alue Tampak Kecamatan Kaway XVi Meulaboh, Aceh Barat. Jumlah pesertanya diperkirakan mencapai seribu orang dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. Berikut wawancara wartawan Gema Baiturrahman Zulfurqan dengan Ketua DPW BKPRMI Aceh Akhyar.
Apakah program PKPRS ini program unggulan BKPRMI?
Iya, PKPRS merupakan program unggulan BKPRMI. Kegiatan ini akan menjadi yang ke-10 kali pelaksanaannya. Rencananya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah akan membuka kegiatan ini secara resmi. Selanjutnya akan di tutup oleh Menteri Agama RI yang dalam waktu bersamaan berada di Meulaboh untuk meresmikan StAIN tgk Dirundeng.  Acara ini sudah pernah dilaksanakan di Sabang, Aceh tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Selatan,Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh tengah, dan Bener Meriah.
Di Meulaboh, seribu peseta itu akan ditempatkan dimana?
Mereka akan ditempatkan di rumah masyarakat di gampong yang ada di sekitar. Di gampong tersebut mereka akan bekerja seperti bakti sosial membersihkan masjid, meunasah, dan sekitar tempat tinggalnya. PKPRS terlaksana berkat kerjasama BKPRMI dengan Badan Pembinaan dan Pendidikan Dayah (BPPD). BPPD memberikan dukungan pelaksanaan kegiatan dalam bentuk penyediaan makanan,  baju kaos, dan pelatihan. Dulu pesertanya membawa logistik sendiri. Kita apresiasi kepada badan dayah yang telah menganggarkan dana.
Apa saja kegiatan disana? Kegiatan PKPRS kali ini seperti Pelatihan Manajemen tPA, Pelatihan Keluarga Sakinah, Pelatihan Interpreneur Berbasis Kemasjidan, Pelatihan Mujahid Dakwah, tajyid Mayid, Sosialisasi Bahaya Narkoba, Donor Darah, Pengobatan Massal dan Gotong Royong Massal.
Di samping itu juga ada ceramah kebangsaan dari Pangdam Iskandar Muda, Kantibmas dari POLDA Aceh dan kepemudaan dari KNPI Aceh. Kemudian peserta akan membubuhkan tanda di atas kain sebagai komitmen mereka untuk  memakmurkan masjid. Acara seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. terutama untuk memakmurkan masjid.
Bagaimana pandangan BKPRMI terhadap kemakmuran masjid di Aceh?
Meresmikan STAIN tgk Dirundeng.  Acara ini sudah pernah dilaksanakan di Sabang, Aceh tenggara, Aceh tamiang, Aceh Utara, Aceh Selatan,Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh tengah, dan Bener Meriah.
Di Meulaboh, seribu peseta itu akan ditempatkan dimana?
Mereka akan ditempatkan di rumah masyarakat di gampong yang ada di sekitar. Di gampong tersebut mereka akan Masjid belum berpihak kepada pemuda dan remaja. Kita melihat masjid sekarang ini kotor,  hanya milik orang tua. Masjid belum memiliki fasilitas yang bisa dijadikan pemuda remaja berkumpul. Mengapa pemuda remaja lebih senang ke warung kopi. Mungkin karena kopinya enak. Wi-fi nya ada. Kita prihatin melihat keadaan keadaan masjid yang hanya makmur dari segi fisiknya saja. Namun gersang bahkan sepi dari jamaah. Santai, nyaman. Saat pemuda remaja membuat kegiatan, itu dicurigai oleh BKM (Badan Kemakmuran Masjid).
Kok bisa dicurigai?
Orang tua mencurigai kegiatan yang dilaksanakan pemuda remaja. Mereka khawatir seolah-olah pemuda remaja ingin merenggut posisi mereka. Ini persoalan bagaimana sinegisitas antara pemuda remaja dengan BKM. Kita berharap BKM dengan remaja masjid aman, damai.
Apakah masjid memerlukan fasilitas warung kopi yang dilengkapi wi-fi?
Ttidak ada yang melarang warung kopi dan wi-fi itu ada di masjid. Bahkan sunnah di pasar sama dengan sunnah di masjid. Kenapa di pasar rame, di masjid enggak. Ketika adzan berkumandang, aktifitasnya tutup. Dan orang di sana shalat berjamaah di masjid.