Makan dan Minum Jangan Berlebihan

GEMA JUMAT, 13 MARET 2020

oleh: Sayed Muhammad Husen
Makanan dan minuman seringkali menjadi sebab utama seorang hidup sehat atau sebaliknya, mengidap penyakit berketerusan. Karena itu, Islam mengingatkan bahwa sumber makanan dan minuman harus diperoleh dengan cara halal dan dari sumber yang baik dan halal pula. Tidak mengkonsumsi berlebihan makanan dan minuman. Tidak mubazir. Dengan cara itu, ummat Islam akan hidup sehat dan berkah.
Dalam konteks ini, Islam mengajarkan cara hidup sehat dan menghindari dari penyakit akibat pola makan dan mimum yang tidak wajar. Allah meminta kita menjaga pola makan dan minum dalam ayat berikut, artinya, ”Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al-A’raf: 31)
Perintah tidak makan dan minum berlebih-lebihan juga dijelaskan Nabi Muhammad SAW: ”Tidak ada suatu wadah yang diisi penuh oleh anak Adam yang lebih jelek melebihi perutnya. Cukuplah baginya beberapa suapan kecil untuk menegakkan tulang belakangnya. Jika tidak mungkin, sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.” (HR Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Hakim)
Dengan memahami ayat dan hadits itu, yakinlah kita, bahwa pengelolaan konsumsi yang halal, yang baik dan sesuai dengan kadar yang dapat diterima perut, hidup akan sehat sepanjang hayat. Paling tidak berpeluang lebih besar untuk hidup sehat dan memudahkan kita dalam mengontrol kemungkinan datangnya penyakit akibat faktor-faktor di luar diri kita.
Rasulullah Muhammad SAW dalam hadits lain yang diriwayatkan Hudzaifah menegaskan, ”Orang yang sedikit makanannya, akan sehat perutnya dan bening hatinya. Sedangkan, orang yang banyak makannya, perutnya akan sakit dan keras hatinya.”
Untuk itu, patut kiranya kita pertimbangkan kembali pentingnya edukasi dan sosialisasi makanan dan minuman yang sehat, halal dan berkah.
Selain itu, kita perkuat pengawasan makanan dan minuman yang mengandung unsur-unsur yang merusak kesehatan masyarakat. Kita harus pastikan Badan Pengawasan Makanan dan Mimunan berfungsi efektif. Tegakkan hukum terhadap produsen dan penjaual makanan dan minuman yang merusak perut anak bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *