Sempurnakan Pengajian ASN

GEMA JUMAT, 24 JANUARI 2020

Pengajian khusus ASN (aparatur sipil negara) bukan hanya untuk pembinaan mental dan rohani, namun dapat mencapai target yang lebih luas, yaitu meningkatkan wawasan Islam dan syariat Islam. Target pengajian ini tentu saja dicapai melalui perencanaan yang baik, perumusan silabus, dan penentuan pemateri yang sesuai dengan pemahaman Islam yang kaffah.

Sudah lama kita menganal pengajian rutin mingguan ASN di masjid atau mushalla perkantoran, yang berlangsung seminggu sekali selepas shalat berjamaah. Pemetari dihadirkan bergantian dan topik yang dibahas pun ditentukan oleh pemateri sendiri. Lebih dominan membahas seputar fi kih ibadah dan akhlak.

Pada awalnya, pengelolaan pengajian di kantorkantor pemerintah di Banda Aceh lebih bersifat kesadaran dan inisiatif beberapa pegawai yang meminati kajian Islam. Pesertanya hadir secara sukarela dan tidak “dipaksakan” oleh atasan. Jarang sekali pengajian diikuti seluruh pejabat dan pegawai, apalagi mendapat instruksi dari atas.

Fenomena menarik setelah pemberlakuan syariat Islam di Aceh (2002), pengajian mulai digagas bagi ASN oleh pejabat tinggi dan dilangsungkan di pendopo atau Masjid Raya Baiturrahman. Ketika itu, pengajian dipadukan antara kajian Islam dengan membaca surat Yasin bersama. Pernah juga diberi titel pengajian tinggi, sehingga level materinya dianggap setingkat dayah manyang (tinggi). Mamadukan pemateri dari kampus dan dayah.

Dalam dua tahun terakhir, pengajian-pengajian itu diinisiasi gubernur dan bupati/walikota. Materi dan metodanya semakin berfariasi. Ada yang bersifat kajian fi kih, zikir dan ada juga pengajian disertai safari shalat shubuh berjamaah. Semua kegiatan ini lebih bersifat instruksi kepada ASN untuk mengikutinya.

Pengajian tentu saja positif bagi pembentukan kepribadian dan karakter ASN. Pengjian dapat menyegarkan ingatan ASN supaya senantiasa belajar agama, taat menjalankan ibadah dan menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam pekerjaan sehari-hari. Materi pengajian sekaligus sebagai motivasi bekerja dan sukses karier bagi ASN.

Semoga pengajian ASN ini terus berkembangkan dan disempurnakan. Pengajian seharusnya mempelajari Islam dan syariat Islam yang lebih konprehensif, sehingga berkontribusi terhadap penyelenggaraan syariat Islam yang kaffah di Aceh. Tidak cukup fi kih dan zikir saja.Sayed Muhammad Husen Tgk. Bileue S h a f Pengajian PNS semakin marak Semoga mencerahkan Masyarakat mulai shalat istisqa Kabulkan ya Rabb