Manusia Terbaik

GEMA JUMAT, 10 JANUARI 2020

Dr. Ir. H. Basri A Bakar, M. Si

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa, dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang berakal”. (QS. Al-Baqarah: 197)

Menjadi manusia terbaik sepantasnya dambaan kita semua, dan itu perlu usaha dan keyakinan bahwa kehidupan yang fana dan singkat ini harus diisi dengan amal baik dengan selalu bertakwa kepada Allah dan perbuatan baik yang berkaitan dengan hubungan kepada sesama manusia dan makhluk Allah lainnya.

Allah SWT berfirman dalam surat At-tin ayat 3-4 yang artinya : “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (ahsani taqwim), kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (asfala safilin)”.

Dalam tafsir Jalalain dijelaskan bahwa Ahsani Taqwim adalah manusia yang memiliki bentuk yang paling bagius dan sempurna dibandingkan dengan makhluk yang lain, sedangkan Asfal Safilin adalah gambaran manusia pada saat usia tuanya yang tidak lagi mampu untuk mengerjakan aktivitas sehari-hari sebagaimana yang dilakukan pada waktu mudanya.

Atas keberadaan kita sebagai makhluk yang paling sempurna, maka kita harus berusaha memposisikan diri sebagai hamba Allah bertaqwa dengan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan. Kalau tidak, maka kita ermasuk manusia yang tidak menghargai nikmat yang diberikan, sehingga kelak diancam dengan siksa yang pedih dalam neraka. Allah berfirman dalam Al quran yang artinya : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim: 7)

Sebenarnya, Islam pun telah mengajarkan, bahwa salah satu syarat untuk menjadi manusia terbaikadalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, dengan demikian manusia itu pun akan dicintai oleh Allah SWT. Diriwayatkan Imam Thabrani dari Jabir r.a : Rasulullah SAW bersabda, “Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

MARI SUBUH BERJAMAAH

SUBUH KELILING DKMA

Hari/ tanggal                : Sabtu, 11 Januari 2020

Tempat                        : Masjid Besar Pahlawan Gp. Ateuk

Imam                           : Ust. Suhelmi Al Hafizd

Penceramah               : Dr. H. Gunawan Adnan, MA

SAFARI SUBUH BBC

Hari/ tanggal                : Ahad, 12 Januari 2020

Tempat                        : Masjid Syech Abdurrauf Gp. Blang Oi

Imam                           : Ust. Ichsan Akmal Mazas

Penceramah               : Dr. H. moharrir Asy‘ari, Lc, MA