Kesempatan vs Kesempitan

Sri Suyanta Harsa
Muhasabah 23 Zulhijah 1440

Saudaraku, mengutip petuah bijak dari Ali bin Abu Thalib, bahwa orang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap kesulitan, tetapi orang pesimis selalu melihat kesulitan dalam setiap kesempatan.

Pasangan kesempatan – kesempitan sama halnya dengan kemudahan – kesulitan atau siang – malam atau terang – gelap adalah merupakan kelaziman yang meniscaya dalam kehidupan manusia, sedangkan bersikap optimis atau pesimis merupakan pilihan. Artinya, kita dapat bersikap optimis saat menghadapi kesulitan hidup, apalagi kelapangan. Tetapi sebaliknya manusia juga bisa bersikap pesimis saat mengalami kesulitan, dan takabur saat kondisi lapang.

Kesempatan/kelapangan dan kesulitan/kesempitan akan selalu datang dalam hidup ini, mungkin silih berganti sesuai ketentuan Allah dan garisan tangan kita masing-masing, tetapi sikap optimis dan pesimis dapat dimenangkan salah satunya sesuai dengan tingkat keimanan, ilmu hikmah dan sikap keberagamaan kita. Oleh karenanya kita dituntun untuk mensyukuri kesempatan atau kelapangan, dan optimis untuk segera bisa menyelesaikan masalah terutama saat menghadapi kesulitan.

Saat mengalami kesulitan (baca kesempitan, bermasalah, sakit atau berpenyakit, miskin) saja kita dituntun untuk menjadikannya sebagai kesempatan apalagi saat-saat lapang (baca sehat atau kaya). Saat sulit, paling tidak kita memiliki kesempatan untuk melatih diri menjadi orang yang sabar, berani menghadapi dsn menyelesaikan masalah, tabah, ridha, ikhlas dan husnudhan pada Allah. Maka apalagi di saat-saat lapang, sehiblngga kita sering diingatkan oleh para bijak untuk memanfaatkannya dengan baik, dan tidak menyia-nyiakannya.

Dengan demikian, baik saat lapang maupun sempit, kita dituntun untuk optimis dan mensyukurinya secara proposional
dengan hati, lisan naupun perbuatan nyata.

Pertama, mensyukuri dengan hati yakni meyakini kelapangan dengan penuh kesadaran yang mengakar di hati bahwa kelapangan (waktu luang, kesempatan, menduduki jabatan, dalam kekayaan yang melimpah) merupakan karunia Allah yang sangat berharga bagi orang-orang yang dicintai oleh Allah. Sedangkan kesulitan merupakan ujian pendewasaan dan kenaikan kelas ketakwaannya

Kedua, mensyukuri kelapangan dan kesempitan dengan lisan seraya memperbanyak membaca alhamdulilahi tabbil’alamin semoga meneguhkan keterikatan kita pada takdirNya.

Ketiga, mensyukuti kesempatan dan kesempitan dengan langkah konkret. Menggunakan kesempatan (kelapangan, kekayaan, memiliki ilmu) untuk beramal shalih.

Kesempatan masih hidup bersama kedua orangtua atau salah satunya, adalah ladang amal, makanya harus diisi dengan terus berbuat baik, takdhim kepadanya, dan memenuhi kebutuhan di masa senjanya. Karena suatu saat kesempatan itu akan berlalu, apakah orangtua kita dipanggil oleh Allah ta’ala atau justru kita yang mendahuluinya. Demikian juga kesempatan bersama serumah istri, anak, saudara atau sesiapapun ia. Pastikan hanya berbuat baik dan tidak mendaliminya saat bersama dengan sesiapun ia. Semoga tidak menyesal ketika datang masa perpisahan dengannya.

Kesempatan bisa mencari ilmu dan belajar, kesempatan meniti karir, kesempatan mencari nafkah, kesempatan beribadah yang masih tersedia, dan berbagai kesempatan yang tersedia mestinya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Di samping itu juga kesempatan bertaubat, menyadari segala kesalahan, kekhilafan, dosa dan kejahatan yang pernah dilakukan, yang kini masih tersedia, maka harus segera dimanfaatkan untuk pertaubatan sebelum segalanya menjadi terlambat bahkan hilang.

Adapun kesulitan yang sesekali dihadapi, harus bebar-benar dijadikan kesempatan melatih diri dan bermuhasabah, agar tebih sabar, tabah, ridha, ikhlas dan tetap husnudzan pada ketentuan Allah taa’ala sembari terus berdia berusaha untuk menyelesaikannya.

Adapun dzikir pengkondisian hati penyejuk kalbu guna menjemput hidayahNya adalah membasahi lisan dengan ya Allah ya Baasith ya Allah ya Qaabidh, ya Allah zat yang maha melapangkan dan maha menyempitkan, lapangkanlah hidup kami dan kami berlindung kepadaMu saat-saat dalam kondisi sempit agar mendapat keridhaanMu.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!