Dua Tanah Haram Tempat Mustajabah Do’a

GEMA JUMAT, 26 JULI 2019

Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA – Pimpinan KBIH Raudhatul Quran

Ketika ditanya pengalaman rohani selama membimbing jamaah calon haji (JCH), Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA menjawabbahwa adapengalaman Spritual yang paling dahsyat yang dirasakan yakni, Haram Mekah dan Haram Madinah (Haramain) yang merupakan tempat mustajabah do’a. “Banyak sekali keterbatasan kita dalam hidup yang hanya dapat diselesaikan dengan do’a. Titik tempat berdo’a tersebut ada di Haram Mekah dan Madinah. Oleh karena itu maka mari kita rindukan kepada dua titik tsb, untuk menemukan solusi Hidup, di sanalah tempat merasakan manisnya sinyal antara hamba dengan Allah,” ujarnya.

Pria kelahiran Meukek Aceh Selatan, 05 Agustus 1969 pendiri Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Raudhatul Quran ini mengaku mulai membimbing dan mendamping JCH sejak 2001.  Rata-rata setiap tahun mendampingi minimal 150 JCH. Hanya tahun ini yang jumlahnya mencapai 253 orang, dari jumlah 393 orang yang tergabung dalam Kloter 08. Disebutkan, KBIH Raudhatul Quran, berada dibawah Yayasan Raudhatul Quran, resmi berbadan Hukum dan Izin Kemenkum HAM dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh

Untuk memberi layanan bagi JCH dalam jumlah banyak, mulai tahun pihaknya menyiapkan Alat Transmisi Suara yang yang dipasang di telinga guna memudahkan bimbingan saat thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, saat di Musdalifah dan Mina serta tempat-tempat lain.

Ayah dari 3 putrta-putri dan suami dari Hj. Erliayanti yang juga pimpinan Dayah Raudhatul Quran ini menambahkan, setiap tahun memberikan bimbingan Manasik Haji minimal 24 kali pertemuan, sejak dua bulan sebelum puasa Ramadhan, hingga menjelang berangkat Haji. Selama di Mekah dan Madinah pihaknya selalu dibantu oleh para Mahasiswa dari Mesir asal Aceh dan warga Indonesia yang menetap di Arab Saudi.

Kepada para jamaah, ia berpesan selain berdo’a untuk dirinya dan keluarga juga tidak lupa berdo’a untuk kemajuan Aceh dan Indonesia. Alumni S3 UIN Ar Raniry (2018) yang mempertahankan Disertasi berjudul  “Korelasi Konsep Al-Maslahah Sa’id Ramadan Al-Buti dengan Qanun Jinayat di Aceh” (Studi atas Kitab Dawābit al_maslahah al-Syari’ah al-islāmiyah) juga berharap agar sebelum berangkat ke tanah suci, JCH harus memasang niat ikhlas dan berharap ridha Allah SWT.  (Baskar)

BIODATA

Nama              :  Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA

Ayah                :  Tgk. Hasan Indah

Ibu                   :  Bunira

Isteri                :  Hj. Erliayanti, SE

Anak:

1. Nikmal Maula (20 tahun)

2. Nikmannashiir  (7 tahun)

3. Af-Idatunnas  (6 tahun)

Pekerjaan:

1. Dosen tetap Fakultas Syariah UIN Ar-Raniry

2. Pimpinan Dayah Raudhatul Quran

3. Pimpinan KBIH Raudhatul Quran

4. Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Travel Azhar Laris Group

Pendidikan:

1. SD Teladan Kutabuloh II Meukek Aceh Selatan (1977)

2. SMP Negeri Meukek Aceh Selatan (1980)

3. Pesantren Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan (1985)

4. Pesantren BUDI Lamno Aceh Jaya (1988)

5. S1 UIN Ar-Raniry Banda Aceh (1995)

6. S2 UIN Ar-Raniry Banda Aceh (2005)

7. S3 UIN Ar-Raniry Banda Aceh (2018)

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!