Gudangnya Santri MTQ Berprestasi

Gema JUMAT, 18 Oktober 2019

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Provinsi Aceh tahun 2019 di Pidie telah berlalu. Pemenang pun sudah diumumkan dan perhelatan yang berlangsung sejak 20 September itu ditutup resmi oleh Taqwallah, Sekda Aceh pada Jum’at (27/9). Ada catatan manis yang ingin Gema ulas kembali, bahwa ada sebuah pondok pesantren atau dayah yang mengukir prestasi karena sebanyak 53 santri dan gurunya menjadi kafilah dari 15 kota/kabupaten se-Aceh, dan terbanyak sebagai utusan Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh pada even yang berlangsung di Sigli itu. Dayah dimaksud adalah Insan Qur’ani (IQ), Aceh Besar. Saat Gema bersilaturahmi ke dayah dengan luas area 2000 meter persegi ini diterima Ustad Fauzul, Kepala Lembaga Pengembangan Potensi dan Ustad Muttaqin, Direktur Pengasuhan. Dari keduanya Gema memperoleh informasi bahwa
sebanyak 53 santri atau guru dari dayah yang berlokasi di Aneuk Batee Kecamatan Suka Makmur ini benar-benar patut diapresiasi tinggi, terlebih lagi dayah yang menyelenggarakan pendidikan Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah ini mendulang juara 1, 2 dan 3 serta harapan 1, 2 dan 3 mencapai 36 orang dengan mendominasi juara pada Cabang Fahmil Qur’an. Salut kian bertambah, sebab 12 posisi pemuncak aneka cabang lomba diborong lembaga pendidikan yang berdiri sejak Januari 2014 ini. Berarti juga, selusin peringkat pertama ini akan menjalani training center internal sebelum dikarantina khusus dari UPTD Pengembangan dan Pemahaman Dinas Syariat Islam Pemerintah Aceh guna menghadapi MTQ Nasional ke-29 di Sumatera Barat, 2020 nanti. Ditemui di tempat dan waktu berbeda Pimpinan Dayah Insan
Qur’ani, Tgk. Muzakkir Zulkifli, menyebutkan, “Tak ada syarat khusus saat santri-santri dari seluruh kota/kabupaten se-Aceh tersebut mendaftarkan diri untuk menimba ilmu dengan program unggulan tahfidz, bahasa dan sains serta keterampilan bakat dan minat pada Dayah Insan Qur’ani.” Walau tergolong baru, Dayah IQ yang didirikan Ustad Muzzakir Zulkifli, SAg, bersama Ustad Drs. Amin Chusaini MM dan Ustad M. Gade, SAg ini begitu diminati parasantri tidak saja berasal dari Aceh, tetapi dari Medan, Jakarta bahkan negeri jiran Malaysia. Dayah yang memiliki santri mencapai 800 lebih ini tidak hanya berprestasi dalam ajang MTQ. Tahun 2018-2019 ini, Dayah IQ meraih juara umum Kompetensi Sains Madrasah (KSM) Aceh Besar. Lalu juara umum tingkat MTs : Exhebition Darul Ulum, Babun Najah, Muqas MUQ Pagar Air dan Classic III
Dayah Insan Qur’ani. Sedangkan pada tingkat MA, menjuarai Fitas Abu Lam U. Dayah IQ juga menjadi Favorit pada LP3 Pramuka se-Sumatera di Jantho 2019. Suami dari Ruwaida ini menambahkan, walau santri dan guru saat bermusabaqah sengit bersaing demi kafilah daerah masing-masing setelah kembali ke dayah kesemuanya tetap bersahabat sebagai bagian dari keluarga besar IQ. Pesan ayah dari Vinni (17 th), Zauria (15 th), Iffa (11 th), Nisha (10 th) dan Hajida (6 th) ini khususnya terhadap santri, “Apa yang kita lakukan adalah berharap ridha Allah Subhanahu wa ta’ala. Berikan yang terbaik bagi daerah masing-masing, apabila juara tetaplah istiqamah dan jangan berpuas diri. Bagi yang belum berprestasi tetaplah bersemangat. Teruslah belajar dan berlatih sebagai kunci kesuksesan,” tutup Muzakkir. NA RIYA ISON

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!