Keluarga Sakinah Dunia dan Akhirat

GEMA JUMAT, 2 AGUSTUS 2019

H. M Iqbal S.Ag, MH –  Dosen Fakultas Hukum Unmuha Banda Aceh

Setiap perkawinan yang dibangun oleh sepasang suami istri pasti dikehendaki untuk langgeng tanpa ada perceraian yang menimpa. Setiap keluarga yang dibina pasti diinginkan untuk tetap terus kokoh sampai kapan pun di mana terjalin ikatan lahir batin yang baik antar semua anggotanya. Dalam sebuah kehidupan berkeluarga yang terbina dengan baik setiap anggotanya akan saling memperhatikan satu sama lain, berkeinginan untuk selalu berbagi dan bersama dalam suka dan duka. Mewujudkan keluarga sakinah merupakan keinginan setiap pasangan yang telah menikah. Akan tetapi untuk mewujudkan hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi di tengah perkembangan zaman sekarang, jalankan untuk membangun keluarga sakinah, bisa mempertahankan keutuhan rumah tangga saja sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Simak wawancara singkat wartawan Tabloid Gema Baiturrahman Indra Kariadi dengan kepala KUA teladan Provinsi Aceh pda tahun 2015 dan juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh, H. M. Iqbal, S.Ag., MH.

Bagaimana konsep cara membangun keluarga sakinah?

Konsep keluarga sakinah adalah konsep yang berasal dari Syariat Islam. Konsep ini bersumber dari al-Quran, dimana tujuan berumah tangga adalah mencapai keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Titip tumpunya agama. Karena nikah bagian daripada agama dan Sunnah Rasulullah.

Apakah arti dari sakinnah,  mawaddah dan wa rahmah itu?

Makna sakinah berasal dari bahasa Arab, sakana yaskunu sakinatan artinya tenang, tentram. Bisa juga bermakna tenang setelah bergejolak. Ketenagan akan sempurna ketika terpenuhi kebutuhan lahir dan batin. Rohani jasmani spritual dan sosial

Mawaddah artinya cinta. Cinta karena pisik. Cinta karena libido. Mawaddah akan berkurang seirama bertambahnya usia dan melemahnya pisik

Rahmah artinya kasih sayang. Ini sifatnya lebih permanen dan hakiki. Ini biasanya terdapat pada pasangan yang sudah tua sekitar 30 tahun perkwinan keatas

Bagaimana cara menggapainya keluarga sakinah?

Cara memperolehnya dengan mengetahui dan memahami agama secara benar. Fazfar bizatiddin  maknanya pilihlah dan prioritaskan masalah agama yaitu akhlak yang mulia  dan amal shalih. Tidak mungkin orang yang punya amal shalih dan akhlak akan menyia-yiakan pasangannya.

Apa tujuan dari perkawinan?

Tujuan perkawinan memperoleh keluarga yang bahagia lahir dan batin dengan cara membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal. Makna kekal berarti tidak mengenal nikah mutah atau kontrak karena sifatnya tidak kekal

Apa hak dan kewajiban suami istri?

Secara prinsip kewajiban suami, pertama dengan cara membayar mahar. Kedua yaitu memberikan nafkah lahir batin. Yang ketiga membimbing istri dan anak kejalan yang benar. Keempat bertanggung jawab. Dan yang kelima memperlakukan istri dan anak secara makruf

Kewajiban istri adalah yang pertama, mengurus dan melayani suami baik lahir maupun batin. Yang kedua, mengurus rumah tangga. Ketiga, mendidik anak. Yang keempat menjaga aib dan kekurangan suami. Yang kelima, menjaga kesucian dan  kehormatan diri.

Kewajiban suami adalah hak istri. Kewajiban istri adalah hak suami.

Krisis rumah tangga berawal dari tidak adanya rasa tanggung jawab dan tidak ada komitmen bersama untuk meraih bahagia.

comments
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!