6 April 2020

Pengelolaan MRB secara profesional

Dr. EMK. Alidar, S. Ag,. M. Hum

GEMA JUMAT, 10 JANUARI 2020

Dr EMK Alidar S. Ag M. Hum, (Kadis Syariat Islam Aceh)

Di awal tahun 2020 ini, perkarangan dan sekitaran Masjid Raya Baiturrahman (MRB) sudah terlihat bersih dari pedagang dan sesaknya parkiran. sebuah upaya tim gabungan yang bersama-sama menertibkan dan membuat suasana nyaman kala mengunjungi ikon propinsi Aceh ini. Membahas topik ini, Jurnalis Tabloid Gema Baiturrahman Nelly mewawancarai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Bapak Dr. EMK Alidar, S.Ag, M.Hum.

Apa rencana Dinas Syariat Islam yang akan dilakukan di tahun 2020 dalam pengelolaan MRB bersama dengan UPTD ?

Dalam mengawali tahun 2020, tentunya kegiatan sama, hanya perlu pembenahan sedikit demi sedikit.  Dalam hal tehnis kegiatan di Masjid Raya secara lebih jauh bisa ditanyakan kepada kepala  UPTD Masjid Raya.

Sejauh ini dalam hal ekonomi ummat, di Masjid ada  Baitul Qiradh sebagai sarana simpan pinjam.  Karena Baitul qiradh sebagai bagian dari Masjid. Sebelumnya,  ada pelatihan guru ngaji /TPA. Saat ini dilakukan pembenahan ketertiban.

Untuk menciptakan suasana  nyaman beribadah dan berkunjung,  karena banyak tamu baik lokal dan mancanegara ramai berkunjung. Kita benahi sedikit demi sedikit.

Bagaimana langkah selanjutnya  dalam pembenahan area Masjid?

Yang sudah kita lakukan, pembenahan remaja masjid, dan membenahi ketertiban yang diluar masjid. Untuk membuat nyaman para wisatawan dan jamaah yang beribadah , kita juga masih tertibkan gelandangan dan pengemis.

Untuk antisipasi peminta-minta agar tidak ada lagi di sekitaran masjid raya. Tentunya  Kami bekerja saama dengan Dinas Sosial. Kita tidak ingin masjid raya terlihat kumuh.

MRB menjadi salah satu objek wisata yang sering dikunjungi, dalam hal wisata ini, langkah pengelolaan secara profesional ?

Untuk pemandu sudah ada satu orang, maka itu perlu ditambah personil untuk memandu sejarah Masjid Raya keseluruhan.  Kalau tidak cukup, baru kita tambah.

Bagaimana dengan pengelolaan lainnya yang dibutuhkan Masjid Raya?

Tentunya tehnis harus dibawah naungan UPTD. Seperti kita benahi manajemen acara pernikahan di Masjid raya yang tertib dan terstruktur. Untuk mencegah bentrok sewaktu peralihan antara acara nikah pertama dengan selanjutnya.

Kita perbaiki, apa yang menurut masyarakat  inginkan maka kita benahi. Seperti Song System agar suara imam jelas terdengar.

Harapan Anda dalam pengelolaan Masjid kedepan?

Harapan kita bersama untuk terus melakukan pembenahan.  Siapapun yang datang ke masjid raya bisa merasakan nyaman beribadah. kita rehab juga semua kebutuhan yang diperlukan jamaah dari tempat wudhu dan lainnya.

Ditargetkan ditahun 2021 akan direhab semua termasuk loteng, song system, dan lainnya. Sedikit demi sedikit akan kita benahi. Bersama dengan UPTD.